Responsive Ad Slot

Latest

Menabung

Bisnis

Liburan

Featured Articles

Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

Wednesday, 4 November 2015

"Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka"

Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

Banyak karyawan yang masih lajang atau statusnya telah menikah, dan bekerja bertahun-tahun, namun belum memiliki rumah dengan alasan mahalnya uang muka pembelian rumah. Sesungguhnya, kapankan waktu yang tepat untuk memikirkan tentang membeli rumah?

Rumah adalah simbol kemandirian, setelah menikah Anda akan berpikir untuk keluar dari rumah orang tua Anda dan mengontrak atas nama hidup mandiri dan tidak ingin merepotkan orang tua Anda sepanjang masa.  Semua orang pasti ingin memiliki rumah, masalahnya dengan jumlah penduduk yang banyak dan tanah yang terbatas membuat harga tanah dan rumah cenderung meningkat.

Perhatikan, dalam ilmu akuntansi, hanya tanah yang tidak mengalami penyusutan. Ini semakin menegaskan bahwa mustahil harga tanah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Lalu kapan waktu yang tepat untuk membeli tanah dan membangun rumah impian Anda? Inilah tips membeli rumah bagi karyawan saat Anda tak punya uang muka.

Mulailah dengan mengumpulkan brosur komplek perumahan yang sering ditawarkan SPG (Sales Promotion Girl) di mal atau sebuah pameran penjualan rumah. Lihat dan perhatikan berapa uang muka dan cicilan per bulannya, lalu mulailah menabung 30 persen dari gaji Anda mulai bulan ini. Anggap saja gaji bersih Anda sesuai UMR (Upah Minimum Regional) yaitu, Rp 2.700.000, artinya Anda harus disiplin menabung Rp 810.000 per bulan dari sekarang.

Kemudian, kunjungilah daerah yang menjadi tujuan rumah Anda tersebut. Jangan sampai Anda kaget karena selama ini bermimpi tanpa melihat kenyataan bahwa daerah impian tempat tinggal Anda sudah penuh, atau tak tersisa sedikit pun tanah kosong. Datangi kantor pemasaran perumahan tersebut, baca dengan saksama ketentuan dalam membeli rumah idaman Anda. Jika mahal, jangan patah semangat karena belum memiliki uang yang cukup. Sebagian besar orang membeli rumah dengan cara kredit atau berhutang.

Hal utama yang harus Anda siapkan adalah down payment atau uang muka dan kemampuan dalam membayar cicilan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Biasanya uang muka adalah 30% dari harga rumah, sementara cicilan KPR adalah tergantung plafon kredit dan bunga yang berlaku saat ini. Masalah pembayaran uang muka akan teratasi jika Anda bersedia menyisihkan 30% tabungan Anda sejak Anda memiliki pendapatan tetap (gaji) sejak Anda mulai bekerja, berapa pun pendapatan Anda.

Perhatikan pula kemampuan Anda dalam mencicil utang seharusnya tidak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan Anda. Saat membeli rumah ada beberapa pengeluaran kas lain yang harus Anda siapkan. Mulai dari biaya provisi, administrasi, legal, notaris, surat kuasa, asuransi kredit, appraisal, belum lagi biaya tak terduga untuk renovasi dapur, kamar mandi, teralis, tambahan daya listrik, dan lain sebagainya. Lebih baik Anda menyiapkan diri untuk membeli rumah dalam waktu 5 tahun dari sekarang dengan menyisihkan 30 persen dari gaji bulanan Anda. Sedikit demi sedikit lama-lama uang Anda akan membukit.

Salam Sukses Finansial,


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

1 comment

Don't Miss