Responsive Ad Slot

Latest

Menabung

Bisnis

Liburan

Featured Articles

Kapan Uang Saya Bisa Kembali?

Posted on Tuesday, 24 November 2015 3 comments

Tuesday, 24 November 2015

"Kapan Uang Saya Bisa Kembali?"

Kapan Uang Saya Bisa Kembali?

Sesuatu yang langka terjadi ketika seseorang membeli polis asuransi. Ya, mereka menginginkan uang tersebut kembali dalam jangka waktu tertentu. Mereka tidak pernah meminta uang mereka kembali ketika membeli smartphone, rumah, majalah, koran, sate, dan lain sebagainya. Hal pertama yang dilakukan orang-orang ketika membeli polis asuransi adalah menanyakan : Kapankah uang saya kembali?”

Sebuah kebijakan asuransi yang mampu memungkinkan uang pun klien kembali tak memudahkan para agen asuransi untuk menjual polis asuransi. Jawaban sederhananya adalah Anda bisa mendapatkan uang Anda kembali dengan membeli apa pun namun dengan harga lebih rendah. Misalnya: Anda membeli mobil, kemudian menjualnya ketika mulai bosan dan ingin menggantinya dengan mobil yang lain. Ini tidak sama dengan pembelian polis asuransi.

Perusahaan asuransi mengambil bagian premi dan menginvestasikannya pada saham, obligasi, reksadana, dan lain-lain. Kemudian perusahaan asuransi tersebut mendapatkan tambahan pendapatan dan membaginya sedikit dengan Anda sebagai kliennya sepuluh atau lima belas tahun kemudian. Itulah cara cerdas mereka untuk mengembalikan uang Anda.

Beberapa orang berpikir bahwa jika uang mereka tidak kembali maka yang mereka lakukan hanyalah membuang-buang waktu, uang, dan tenaga. “Kami membayar sejumlah premi itu untuk apa ? Jikatidak terjadi perubahan apa pun, maka semua uang premi itu akan sia-sia. Menurut hemat saya, uang premi itu tidaklah sia-sia. Kita mengambil asuransi untuk melindungi risiko finansial kita. Hidup yang terlalu singkat, hidup yang terlalu panjang, akibat sakit atau kecelakaan.

Meskipun nominal keuntungan asuransi hanya sedikit, nilainya sangat luar biasa. Uang kompensasi asuransi itu memungkinkan kita merencanakan dan melanjutkan hidup kita dengan mulus. Kita bisa tidur lebih baik di malam hari karena tahu bahwa cita-cita anak kita tidak gagal walaupun kita meninggal dunia secara mendadak. Asuransi ikut berperan meminimalkan musibah dan rasa sedih karena kehilangan sang pencari nafkah. Asuransi membantu ahli waris melanjutkanhidup tanpa ganguan berarti. Dan jika kita selamat, semuanya akan jauh menjadi lebih baik.

Dengan kata lain, jangan meminta uang Anda kembali ketika membeli polis asuransi. Sebaiknya tanyakan apa yang bisa polis tersebut lakukan untuk ahli waris Anda ketika Anda tidak lagi hidup mendampinginya (meninggal dunia). Saya bayangkan di surga dipenuhi agen asuransi karena ketika salah satu anggota keluarga kita meninggal dunia, orang lain hanya berucap ,”Kami turut berduka cita atas kematian salah satu anggota keluarga Anda", namun agen asuransi bisa bilang : “Bu, saya turut berduka dan ini ada uang kompensasi atas polis asuransi suami ibu, semoga uang ini bisa membantu ibu melanjutkan hidup".

Seringkali Anda yang Anda inginkan adalah menjalani hidup tanpa masalah keuangan, bukan untuk meminta kembali uang Anda.

Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Mempersiapkan Pensiun dengan Jaminan Pensiun dari BPJS

Posted on 3 comments
"Mempersiapkan Pensiun dengan Jaminan Pensiun dari BPJS"

Mempersiapkan Pensiun dengan Jaminan Pensiun dari BPJS

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggrakan Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian, sementara BPJS Kesehatan hanya mengelola Jaminan Kesehatan.

Kehadiran Jaminan Pensiun sebagai program wajib bagi pekerja diharapkan menjadi instrument perlindungan riil bagi pekerja ketika memasuki masa pensiun, sesuai amanat Pasa 39 Ayat (2) UU Sistem jaminan Sosial Nasional yang menyatakan :”Jaminan  pensiun diselenggarakan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat peserta kehilangan atau berkurang penghasilannya karena memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total tetap.”

Jaminan Pensiun yang diselenggrakan berdasarkan manfaat pasti ini  secara garis besarnya adalah memastikan bahwa pekerja akan menerima upah pensiun bulanan. Hal ini tentunya akan mendukung daya beli pekerja dan keluarganya pasca pensiun. Selama ini pensiun merupakan program sukarela sehingga tidak semua perusahaan mengikutsertakan pekerjanya pada program pensiun, namun per 1 Juli 2015, Jaminan Pensiun sudah menjdi program wajib bagi pekerja di Indonesia sesuai amanat Pasal  64 UU BPJS.

Manfaat Jaminan Pensiun bukan hanya bagi pekerja saja, melainkan juga bermanfaat untuk pemerintah dan pemberi kerja. Jaminan Pensiun akan memperbaiki hubungan industrial di tempat kerja, produktivitas karyawan, dan ketenangan berusaha, serta menstabilkan sistem investasi di Indonesia. Dari sisi anggaran tahunan anggaran tahunan perusahaan atau pemberi kerja tidak perlu lagi khawatir mengeluarkan biaya yang besar untuk memenuhi Pasal 167 UU Ketenagakerjaan ketika pekerja pensiun karena biaya pensiun karyawan sudah ditanggung dan dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi pemerintah, sebelum iuran Jaminan Hati Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) diserahkan kepada pekerja dapat digunakan untuk pembiayaan pembangunan Indonesia. Pendapatan bulanan yang diterima peserta Jaminan Pensiun ketika memasuki masa pensiun berpotensi membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan bagi usia lanjut. Hasil pengembangan jaminan dana sosial tersebut harus dikembalikan kepada pekerja. Misalnya untuk program pengembangan rumah buruh, beasiswa bagi anak pekerja, dan lain sebagainya.

Kehadiran Jaminan Pensiun tentunya akan membingungkan pemberi kerja yang sudah mengikutsertakan pekerjanya di Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) atau Dana Pensiun Lembaga Keaungan (DPLK). Tentunya pemberi kerja enggan membayar dua kali untuk du jenis program pensiun yang sama. Dalam hal ini pemerintah harus memberi pengecualian bagi perusahaan atau pemberi kerja tersebut. Aturan ini juga memastikan agar lembaga Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) tidak gulung karpet akibat program Jaminan Pensiun yang diwajibkan pemerintah.

Jaminan Pensiun adalah hak semua pekerja, termasuk pekerja informal dan pekerja migrant (mereka belum terdaftar dalam program ini). Iuran awalnya hanya 8 persen dari gaji pokok. Jadi pastikan pada lembar slip gaji Anda bahwa sebagai pekerja Anda sudah terdaftar dalam Program Jaminan Pensiun yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko Agar Anda Tidak Rugi!

Posted on Friday, 20 November 2015 2 comments

Friday, 20 November 2015

"Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko Agar Anda Tidak Rugi!"
Cermat Sebelum Berinvestasi di Ruko Agar Anda Tidak Rugi!

Membangun ruko untuk kemudian disewakan menjadi investasi yang diminati banyak orang. Coba perhatikan di sepanjang perjalanan Anda, betapa banyak ruko yang bermunculan seperti jamur di musim hujan. Apakah berinvestasi di ruko sangat menguntungkan sehingga banyak pihak yang serius melakukan bisnis ini. Jika dilihat trend bisnis yang dimulai dari rumah semakin meningkat, terutama bagi karyawan yang ingin memulai usaha sampingan maka membeli ruko menjadi masuk akal. Juga buat para ibu-ibu yang ingin memulai bisnis sendiri, memiliki tempat usaha yang sekaligus jadi rumah tinggal seperti ruko, sangat tepat untuk menunjang aktifitas rumah tangga dan bisnisnya sekaligus.

Namun tak jarang banyak ruko yang terlihat kosong bahkan bangunannya hampir rusak, daerah sekitarnya juga sepi dan fasilitas umum tidak lengkap. Investasi yang dilakukan bisa merugi, sebab ruko jadi tidak nyaman ditinggali dan tidak laku jadi tempat usaha. Karena risiko itulah maka investasi ruko perlu dipertimbangkan masak-masak keputusannya, apalagi harganya juga tidak murah. Yuk simak bersama penjelasannya.

Kelebihan Investasi Ruko
 1. Ruko (rumah toko) dapat menampung aktivitas usaha sekaligus rumah tinggal bagi pemilik atau penyewanya.

2. Menyewa ruko lebih menguntungkan dibandingkan dengan rumah tingal karena jangka waktu penyewaannya lebih panjang, minimal penyewaan ruko 2 -3 tahun, karena penyewa ruko memerlukan jangka waktu tertentu untuk pengembalian modal dan dapat memetik laba.

3. Tingkat pengembalian investasi ruko pun lebih cepat jika dibandingkan dengan rumah yang disewakan, sebab ruko digunakan untuk bisnis, ini akan meningkatkan nilai sewa ruko.

Kekurangan Investasi Ruko
1. Ruko sangat sensitive terhadap krisis ekonomi, pada saat ekonomi sedang lesu, bisa jadi penyewa ruko berkurang bahkan tidak ada sama sekali karena tak punya uang sebagai modal usaha.

2. Ruko yang berada di pinggir jalan utama yang ramai belum tentu mengundang orang untuk berhenti. Perlu kejelian dalam menentukan lokasi ruko yang tepat sebagai ladang investasi.

Nyamankah Berumah di Ruko ?
Dewasa ini bertempat tinggal sekaligus berdagang menjadi pilihan utama warga perkotaan karena alasan kepraktisan, namun ada sisi positif dan negative jika Anda tinggal di ruko.

Sisi positif tinggal di ruko
1. Efisien, hemat ongkos, tak perlu menempuh jarak tertentu untuk menuju tempat usaha Anda. Tidak ada waktu dan tenaga yang terbuang di jalan. Anda bisa buka toko 10 menit sesudah ritual mandi.

2. Dekat dengan sarana komersil lainnya, misalnya: pasar, mini market, rumah sakit, dan sekolah, dan lain-lain.

3. Dapat menangani urusan usaha kapan pun diperlukan. Tidak ada hari libur.

4. Perawatannya lebih mudah karena ruko hanya memiliki sedikit ruang daripada rumah tinggal.

Sisi negatif tinggal di ruko  
1. Privasi terbatas karena Anda tinggal di bangunan yang befungsi rumah sekaligus tempat usaha Anda.

2. Tidak semua ruangan memiliki jendela seperti rumah tinggal.

3. Pengaturan ruang sulit akibat lebar bangunan yang sempit.

4. Harus olahraga, naik turun tangga jika rumah tinggal Anda berada di lantai atas.

Supaya maksimal tinggal diruko, sehingga Anda bisa mendapat rumah tinggal sekaligus tempat usaha maka yang terutama adalah memilih lokasi ruko yang strategis dengan traffic yang ramai untuk mendorong kemajuan usaha. Ventilasi dan kebersian kamar tidur, dapur, dan kamar mandi harus baik dan nyaman bagi Anda sekeluarga. Sebaiknya memiliki sedikit teras muka atau halaman belakang untuk tanam-tanaman agar lebih hijau dan tidak gersang. Pastikan juga bahwa ruko tersebut tidak menyalahi peraturan daerah setempat, ber-IMB, karena tentu Anda tidak mau jika bangunan tiba-tiba harus dibongkar karena menyalahi aturan, atau tidak ber-IMB.

Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya Dengan Orang Miskin

Posted on 8 comments
"Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya Dengan Orang Miskin"
Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya Dengan Orang Miskin

Alasan utama kebanyakan orang yang tidak menjadi kaya adalah karena mereka tidak mau melakukan sesuatu yang diperlukan untuk menjadi kaya. Definisi sederhana orang kaya adalah orang yang memiliki segala sesuatu yang mereka butuhkan dan inginkan, sedangkan orang miskin adalah orang yang selalu kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sesuatu yang sangat menentukan seseorang menjadi kaya atau miskin adalah pola pikirnya. Pola pikir orang kaya dapat dipelajari dan dipetik oleh siapa pun, karena peluang menjadi kaya terbuka untuk siapa pun yang mau berusaha.

Berikut  ini adalah 8 perbedaan pola pikir orang kaya dan orang miskin, yaitu :

1. Orang kaya percaya bahwa kehidupan mereka sangat bergantung kesungguhan usaha mereka.
 
Pola pikir orang kaya selalu melangkah, walaupun langkah mereka kecil tetapi konsisten, ini memudahkan dan memastikan keberhasilan mereka di masa depan.

Sebaliknya, orang miskin hanya apa pun yang terjadi dalam hidupnya, tanpa ada usaha untuk memperbaiki agar hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Kalau pun mereka bekerja keras, itu hanya untuk memenuhi tagihan dan kebutuhan hidup sehari-hari. Kesulitan hidup mereka jadikan untuk selalu menyalahkan orang lain.

2. Orang kaya bersedia menanggung risiko, termasuk risiko menghadapi kegagalan.
 
Mereka tidak mudah terlena jika meraih kesuksesan, dan mereka dapat melihat sisi positif dari setiap kegagalan. Orang kaya tidak pernah takut gagal, mereka pandai melihat peluang dan peka terhadap kebutuhan orang lain, sehingga mereka mampu menciptakan peluang meskipun dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Sedangkan orang miskin hanya menjadi pengamat atas setiap perkembangan yang terjadi, dan bukan menjadi bagian dari perubahan tersebut. Mereka tidak berani mengambil risiko, dan hanya mencari zona aman, sehingga beribu-ribu peluang berlalu di hadapan mereka.

3. Orang kaya fokus pada kesempatan dan potensi mereka agar terus berkembang dan memperbaiki kualitas hidup.
 
Untuk itu mereka harus berusha lebih keras dari orang lain, menanggung risiko yang lebih besar, dan melakukan hal yang kebanyakan orang tidak mau melakukannya.

Sebaiknya, orang miskin selalu berpikir tentang apa yang tidak mereka miliki, focus pada masalah, mereka enggan menciptakan peluang baru, mereka hanya menekuni profesi yang jauh dari risiko.

4. Orang kaya berani bermimpi besar.
 
Mereka  tidak terlalu lama terlena dalam kejayaan, dan memperpendek waktu bersedih, mereka selalu ingin hari ini lebih baik daripada hari kemarin, hal tersebut mendorong mereka untuk berkreasi dan terus menerus berinovasi.

Sedangkan orang miskin cenderung malas, mereka merasa nyaman walaupun sedang mengalami masa sulit. Mereka memiliki sebentuk ketamakan, berharap mendapatkan rejeki dari langit tanpa mau melakukan pekerjaan apa pun.

5. Orang kaya selalu berpikir dan bertindak positif dalam situasi ekonomi yang baik maupun dalam situasi krisis.

Orang kaya mempunyai keyakinan bahwa mereka pasti mampu menciptakan sumber penghasilan yang besar, mereka selalu melihat peluang di mana-mana, keyakinan mereka seperti magnet yang menarik uang.

Sedangkan orang miskin selalu berpikir negative dan pesimis, sehingga mereka semakin malas berusaha dan akhirnya kehidupan mereka bertambah miskin.

6. Orang kaya mampu bertindak cepat dalam mengambil keputusan dan tidak mudah berubah pikiran.

Mereka mengetahui tujuan yang hendak mereka capai ketika telah mengambil keputusan. Mereka sabar dan tabah dalam menghadapi segala hambatan dan tantangan dalam berbisnis. Sebaliknya, orang miskin susah sekali mengambil keputusan, namun sangat cepat berubah pikiran.

7. Orang kaya adalah orang yang senang belajar dan meneladani orang-orang sukses terdahulu.

Sedangkan orang miskin, enggan belajar dari orang lain karena menganggap dirinya sudah pandai dan mengetahui segala hal.

8. Orang kaya memiliki kemmpuan menunda keinginan untuk bersenang-senang sebelum tujuan mereka tercapai.

Sedangkan orang miskin tidak mampu menunda kesenangan, dan tidak mampu memprioritaskan antara kebutuhan dan keinginan. Mereka tidak memiliki tabungan dan sibuk gali lubang tutup lobang (berhutang).

Semua pilihan untuk menjadi orang kaya dan orang miskin ada di tangan Anda, selamat memilih.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

Posted on Tuesday, 17 November 2015 3 comments

Tuesday, 17 November 2015

"Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi"
Miliki Dana Cadangan Sebelum Berinvestasi

Mata seorang teman berbinar-binar ketika ia bercerita tentang program investasi langit hijau. Dia bilang, cukup setorkan uang 10 juta, duduk manis dan dalam waktu dua tahun ke depan uangmu akan menjadi 20 juta. Lihatlah betapa orang yang tertipu dukun palsu yang katanya sanggup “mengandakan” uang dengan sekejap. Bayangan menghasilkan uang tanpa meneteskan keringat, terbukti ampuh untuk sebagian kecil orang-orang yang malas. Mereka tak tahan untuk segera berinvestasi, walaupun sebenarnya mereka belum siap.

Ya, tentu saja kita harus menginvestasikan uang kita kepada hal-hal yang berguna seperti saham, obligasi, reksadana, daripada memboroskannya untuk berfoya-foya. Betul kita harus menginvestasikan uang kita agar uang tersebut melipatgandakan dirinya dan bekerja keras untuk kesejahteraan kita. Seseorang harus siap sebelum berinvestasi. Sederhananya adalah kita harus masuk hutan dengan persiapan matang. Memiliki peta, makanan, tenda, air, pisau, mantel, dan lain sebagainya.

Di luar sana banyak sekali orang yang menanamkan uang mereka dalam investasi yang sama sekali tidak mereka ketahui. Ratusan ribu orang mempertaruhkan uangnya pada investasi yang tidak mereka pahami. Bersamaan dengan hilangnya uang tersebut, masa depan mereka juga ikut suram. Jadi hemat kata, kita harus menyiapkan diri sebelum melakukan investasi. Investasi apa pun. Bisa berupa tanah, emas, saham, reksadana, artinya pelajari subjek tersebut secara mendalam  terlebih dahulu.

Bersiap-siap artinya Anda memiliki dana cadangan paling tidak selama tiga bulan untuk menalangi kebutuhan hidup Anda, jika Anda bangkrut. Ini berarti jika Anda membutuhkan dana Rp 5 juta sebulan, untuk memastikan hidup Anda berjalan lancar, maka sediakanlah paling tidak Rp 15 juta sebagai dana cadangan.

Secara sadar, uang ini harus disimpan di dalam sarana yang paling aman, paling terjaga, paling lambat pergerakannya, dan paling membosankan, seperti tabungan atau deposito berjangka, karena dana cadangan ini tidak dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah uang melainkan untuk memastikan agar kelancaran pemenuhan hidup Anda terjamin dengan sesedikit mungkin gangguan dari luar.

Jangan menghabiskan uang Anda di pasar saham. Itu keliru, karena segalanya tidak berjalan mulus sesuai rencana Anda. Dana cadangan wajib Anda miliki sebelum Anda memberanikan diri menginvestasikan semua uang Anda. Tidak sedikit yang mengalami kerugian dalam berinvestasi misalnya harga saham anjlok, property kebanggaannya terbakar habis, dan lain sebagainya. Jadi investasi yang Anda lakukan terkadang merugi bukannya untung besar. Intinya miliki dana cadangan dulu baru berinvestasi.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji

Posted on Thursday, 12 November 2015 1 comment

Thursday, 12 November 2015

"Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji"

Biaya Sekolah Anak Tak Perlu Menguras Gaji

Tidak ada kata terlambat untuk menyiapkan dana pendidikan anak, meskipun program wajib belajar 9 tahun yang dicanangkan pemerintah  membuat orang tua terbebas dari biaya SPP, namun Anda tetap harus mempersiapkan biaya-biaya lainnya. Anda harus sigap dan bergerak cepat agar tabungan atau asuransi pendidikan yang terkumpul makin banyak. Ini harus Anda lakukan agar biaya sekolah anak tak perlu menguras gaji. Hal yang tak kalah penting, perhatikan juga hal-hal berikut ini.

- Sekolah yang Dituju
Diskusikan dengan pasangan dan libatkan anak Anda  mengenai sekolah yang dituju, pertimbangkan jarak rumah ke sekolah, jenis sekolahnya (sekolah Islam Terpadu, sekolah negeri, atau sekolah swasta), fasilitas yang tersedia, bagaimana kurikulumnya, prestasi sekolah, guru pengajarnya, dan apa saja kegiatan ekstrakulikulernya. Jangan ragu datang ke pameran pendidikan, dan banyak bertanya kepada teman-teman Anda, sehingga Anda punya banyak pilihan sekolah bagus, tidak mahal, dan lokasinya dekat dari rumah Anda.

Sekolah seperti apa yang dinginkan anak Anda? Sebab pilihannya terlalu beragam. Masing-masing sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah pilih sekolah bisa bikin runyam dan masalah berkepanjangan. Anak yang salah memilih sekolah tidak akan menyukai lingkungan arunya. Jadi penting sekali memilih sekolah berdasarkan keinginan anak bukan perdasarkan pilihan otoritas orang tua belaka.

- Lakukan Pemilihan Sekolah
Ajak anak untuk memilih sekolah tersebut, tanyakan segala sesuatu kepada pihak sekolah, minta penjelasan mengenai visi dan misi sekolah, dan cermati bagaimana visi misi tersebut tercermin pada diri anak-anak didik dan kurikulum sekolah tersebut. Kalau perlu cari sumber informasi dari sumber lain seperti kenalan, kerabat, internet, dan orang-orang di sekitar lingkungan sekolah.

Tak kalah penting, pilihlah sekolah yang menjadikan orang tua sebagai partner yang sama-sama berperan dalam memajukan dan mencerdaskan anak-anak didik. Pada umumnya pemilihan sekolah bisa dilakukan ketika sekolah mengadakan “pembukaan pendaftaran atau open house, menjelang tahun ajaran baru. Amatilah sekolah tersebut dan bertanyalah kepada anak dan orang tua yang telah menyekolahkan anaknya pada sekolah tersebut. Pada saat yang sama, lihatlah reaksi anak, kalau memang dia senang dengan sekolah tersebut, akan memudahkan dia untuk giat belajar jika tidak ajaklah anak Anda untuk melihat sekolah yang lain.

Hal khusus lainnya adalah pilihlah sekolah yang dekat dari rumah, untuk menghemat waktu perjalanan anak dan menghemat ongkos. Jangan memakskan diri menyekolahkan anak di sekolah mahal padahal kemampuan orang tua pas-pas-an. Solusinya adalah dengan mempersiapkan dana pendidikan anak jauh-jauh hari.

- Jangka Waktu
Tentukan jangka waktu yang Anda pilih untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Ingat, makin panjang jangka waktu yang Anda miliki, makin ringan pula beban untuk mengumpulkannya.

- Jenis Investasi
Kenali jenis-jenis investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak Anda. Apakah berbentuk tabungan, reksadana, saham, asuransi pendidikan, ataupun emas. Jika Anda tidak mempersiapkan dana pendidikan anak dari jauh-jauh hari, Anda terpaksa berurusan dengan pegadaian untuk melunasi biaya pendidikan anak Anda.

Dalam menghitung biaya pendidikan anak perhatikan rata-rata kenaikan biaya pendidikan tiap tahunnya, kemungkinan berkisar 10-15 % per tahun. Selamat berburu sekolah terbaik bagi anak Anda dan mempersiapkan dana pendidikannya.

Salam Sukses Finansial,



Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

Posted on Wednesday, 11 November 2015 2 comments

Wednesday, 11 November 2015

"Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat"
Ganti Karir, Pastikan Melompat dengan Selamat

Lebih setahun Merry berniat melepas pekerjaan sebagai supervisor  di hotel bintang empat. Ia kerap membayangkan sedang berada perjalanan demi perjalanan, mengeksplore gua, situs purbakala, pedesaan, atau sekadar kota-kota dan tempat belanja. Namun, setahun berlalu, perjalanan dinas Merry hanya bolak-balik rumah ke hotel, bersua kemacetan lantas berkutat dalam rutinitas yang menjenuhkan.

Sejatinya, banyak biro perjalanan, termasuk yang berkerjasama dengan hotel tempatnya bekerja menawari posisi sebagai tour guide. Namun, perempuan dilanda galau, lantaran rata-rata gaji sebagi tour guide kerap kali tak besar, termasuk bila dibanding gajinya yang sekarang.
Rasa galau serupa isi hati Merry, sering melanda karyawan yang memutuskan banting setir dalam karier atau membuat usaha sendiri. Alasan ingin pindah beragam: ingin punya lebih banyak waktu, melakukan hal yang disukai dan tentu saja menghasilkan uang lebih banyak. Bila pindah karir sudah lama menghantui pikiran mungkin sudah saatnya membuat lompatan.

Namun, transisi karir kerap kali tak berkalan mulus. Stabilitas karir baru mungkin membutuhkan waktu jauh lebih lama dari harapan Anda. Itu persiapan keuangan mesti ditimbang baik-baik, agar kehidupan tidak terseok  saat merintis karir dari bawah kembali. Persiapan keuangan bisa membuat proses transisi lebih mudah.

Pindah karir mesti didasari pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang karir baru, termasuk urusan keuangan dan konsekensi yang harus Anda bayar untuk gaji baru. Situs 360financialliteracy menulis, ada sederetan pertimbangan sebelum Anda memutuskan, “Oke saya sudah mantap dan akan banting stir.”

Pertimbangan itu antara lain, waktu yang Anda butuhkan untuk mendalami pekerjaan baru, prospek bidang kerjanya, dan pengaruh pekerjaan baru terhadap penghasilan. Selain itu, Anda perlu memastikan apakah pekerjaan baru membutuhkan peningkatan kapasitas melalui sekolah atau training, apakah pekerjaan baru menyita lebih banyak jam kerja, dan apakah Anda harus pindah domisili atau tidak.

Nah, kini saatnya Anda menyusun realistic budget, pastikan penghasilan dari pekerjaan baru bisa mengcover semua kebutuhan Anda, termasuk biaya pensiun kelak. Bila angkanya belum selaras, wajib hukumnya membuat dana darurat untuk mengisi masa transisi. Anda juga bisa memadukan penghasilan dari pekerjaan baru dengan pasif income atau penghasilan dari usaha sampingan. Bukan tidak mungkin, Anda mengejar pekerjaan baru karena memang sangat menyukainya dan tak terlalu menyita waktu.

Selanjutanya buat timeline  untuk menggapai tujuan dari karir baru. Dalam kasus Merry misalnya, misalnya membutuhkan berapa lama untuk menjelajah lima benua. Sebab, untuk mencapai goal itu Merry mesti mengimbangi dengan pengetahuan tentang seluk beluk tujuan wisata.

Tak ada salahnya Anda menciptakan diskusi-diskusi dengan orang yang paham dan berpengalaman di karir baru. Bila perlu Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya. Pun demikian pada sisi finansial, ada baiknnya menjumpai konselor keuangan. Perlindungan finansial akan perjalanan menuju membuat karir baru berjalan lebih mulus. Sembari menyiapkan karir baru yang lebih mantap di hati, tetap serius menjalankan pekerjaan Anda yang sekarang.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

Posted on Tuesday, 10 November 2015 1 comment

Tuesday, 10 November 2015

"Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja"

Bijaksanakah Gonta Ganti Tempat Kerja

Kutu loncat, fenomena yang paling dikeluhkan segenap tim human resource di berbagai perusahaan. Bisa dimaklumi, HRD membutuhkan berbulan-bulan, untuk mendudukan seseorang pada pada satu posisi di perusahaan, mulai dari menebar pengumuman hingga pelatihan. Namun, pekerja hanya singgah sesaat, lalu melanjutkan perjalanan untuk sekadar mampir di perusahaan lain.

Belakangan wabah kutu loncat dikaitkan dengan kelompok generasi yang disebut Gen Y, mereka yang lahir antara tahun 1980-2000. Gen Y dicap sebagai kutu loncat, pindah sana sini mencari kerja lantaran iming-iming gaji lebih besar, sehingga menyebabkan turn over karyawan tinggi. Kondisi serupa ini paling banyak terjadi di industri jasa keuangan terutama bank dan asuransi.

Pindah kerja bisa jadi lantaran ada masalah internal di perusahaan, atau ingin meningkatkan karir ke level yang lebih tinggi. Namun bila itu dilakukan tiap tahun, atau malah setahun bisa lebih dari sekali pindah, masalah pada tempat kerja. Rata-rata penganut kutu loncat beralasan sekadar untuk gaji yang lebih tinggi. Model seperti ini banyak dihindari perusahaan.

“Buang-buang waktu, karyawan itu kan aset perusahaan yang bakal kita kasih knowlegde, apa gunanya kalau kita aset itu hanya akan kita miliki sebentar, dan lalu knowledge lost. Belum lagi harus rekrutmen ulang,” kata Deasy, HRD manager di salah satu perusahaan IT.

Mindset pindah kerja semata-mata demi gaji lebih tinggi nyata tidak selalu tepat. Bukan hanya perusahaan yang buang-buang waktu, tapi pekerja pun bakal terbentur pada kondisi yang sama. Bila biaya hidup lebih tinggi atau potensi pengembangan karirnya rendah, gaji selapis lebih tinggi dari perusahaan, tiada guna.

Namun, bagaimana pun bakal selalu ada penggoda di luar tembok tempat kita tiap hari berkutat. Di antara godaan itu mungkin bersifat killer opporrtunity yang tak bisa ditolak. Cirinya adalah, peluang bekerja yang lebih sesuai passion. Pekerjaan yang sesuai kata hati, mungkin tumbuh selaras hobi, bakal membuat pelakunya bekerja tanpa beban. Bekerja seperti bermain dengan output tetap berkualitas.

Berikutnya menyangkut pengembangan karir lebih bagus yang tergambar dalam benefit and compensation, termasuk program training pengembangan kompetensi. Bila kita bisa menemukan tawaran bonus yang akan diberikan sekaligus biaya yang akan Anda keluarkan. Tak ada salahnya bertanya tentang paket bonus bagi karyawan baru.

Ciri berikutnya  gaji lebih besar secara signifikan karena jabatan dan level lebih tinggi. Tawaran ini biasanya menandai di perusahaan tersebut ada sistem jenjang karir yang bagus untuk pekerjanya. Sebelum memutuskan pindah kerja pastikan juga lingkungan kerja, apakah harus melakoni perjalanan dinas, lembur dan sebagainya. Perlu sederetan pertimbangan dalam memutuskan pindah kerja. Selisih gaji 10 persen lebih tinggi saja, tentu tak cukup menggoda untuk meloncat ke tempat kerja baru. Sebab, mungkin risiko atau bebannya yang meningkat hingga 20-30 persen.

Sekarang mari kita melihat CV, apakah daftar perusahaan jauh lebih banyak ketimbang daftar jenjang karir? Selepas menjadi supervisor semestinya berlanjut ke level manajer, dan bukan menjadi supervisor lagi dan lagi di empat atau lima perusahaan yang berbeda. Saban enam atau delapan bulan berganti nama korps. Datang sebentar lalu pergi sesuka hati.....


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

Posted on 1 comment
"Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya"

Pindah Kerja, Begini Hitungan Finansialnya

Andini memelototi sepucuk surat elektronik, panggilan kerja. Mestinya, ia bersuka cita, sebab di perusahaan penawar, jabatannya cukup mentereng, Sales Manager. Namun toh, Andini tetap dilanda galau.
Masak hitung kancing gini?” Andini terkikik sendiri.
Hoiii kenapa Din, cekikikan sendiri?”  Naya, teman sekantor, mendelik beberapa detik sebelum akhirnya menghempaskan pantat. Ia menoleh kembali ke Andini, “Masih galau dengan tawaran pekerjaan itu?
Andini mengangguk-angguk, tanpa menoleh.

Ada banyak kegalauan serupa yang dialami Andini, ketika seorang profesional menerima tawaran kerja baru. Secara umum, seseorang memilih pekerjaan baru atau pindah kerja lantaran mendapat gaji lebih tinggi dan posisi lebib baik. Wajar, lantaran karyawan butuh support untuk biaya hidup berupa uang, dana untuk menunjang proses pekerjaan yaitu untuk membayar transportasi, makanan, pakaian, rumah tinggal dan kesehatan. Transportasi artinya menyangkut jarak, akses kendaraan dan biaya yang harus dikeluarkan. Di luar gaji, karyawan membutuhkan penghargaan. Peningkatan karir atau posisi jabatan merupakan reward untuk aktualisasi diri dan motivasi kerja.

Masalahnya bagaimana mengukur gaji yang cukup untuk biaya hidup dan membayar berbagai proses penunjang pekerajaan? Sederhana. Rumusan gaji yang cukup, diukur dengan angka yang bisa menutup seluruh biaya. Gaji harus mampu membayar transportasi, makanan, pakaian, komunikasi, rekreasi.

Cukup? Belum! Sebab ada potensi risiko yang bisa terjadi. Calon karyawan harus memastikan risiko bisa di-cover perusahaan dengan mengalokasikan tunjangan untuk asuransi jiwa dan  asuransi kesehatan. Pada beberapa perusahaan tunjangan pendidikan anak bahkan turut disertakan dalam komponen reward untuk karyawan. Jika perusahaan tersebut sanggup memberikan tunjangan-tunjangan tersebut, artinya perusahaan punya rasa peduli terhadap karyawan dan layak dipercaya.
Kualitas hidup harus terus meningkat. Karyawan tidak hanya berkutat pada kebutuhan masa kini. Mereka akan merumuskan rencana masa depan yang pemenuhannya juga bakal dihitung dalam angka-angka dari penghasilannya. Menikah bagi karyawan lajang, membutuhkan biaya yang harus bisa disisihkan dari gaji. Punya rumah, kendaraan dan dana pensiun juga menjadi cita-cita semua karyawan. Itu sebab, karyawan butuh peningkatan gaji, selaras dengan peningkatan karir dan inflasi. Terlebih sekarang, pekerja dan profesional punya kecenderungan ingin memiliki investasi, apa pun bentuknya untuk berbagai tujuan termasuk dana pensiun yang disebut di atas. Investasi ini tentu akan didanai dari penyisihan gaji atau tabungan.

Hmm, hanya soal uang? Tentu saja tidak. Selain aspek keuangan ada berderet elemen lain yang perlu dipertimbangkan. Beberapa orang memilih menekuni pekerjaan sesuai passion-nya. Kharakter pekerja lapangan pasti tak betah di belakang meja dan sebaliknya. Para pekerja kreatif akan merindukan proses menghasilkan karya dan sulit menikmati pekerjaan yang mengurusi hal-hal teknis, angka atau urusan administrasi belaka dan sebalikanya.

Elemen lainnya yang juga bisa ditimbang adalah kesempatan menapak jenjang karir, lingkungan kerja yang sehat dan produktif, program pelatihan dan kadang kala terkait dukungan keluarga. Beberapa orang mempertimbangkan reputasi perusahaan, kredibilitas dan prestise.

Bippp biipp,biipp,” Andini meraih ponselnya.
Din, jadi kamu ambil tawaran sales manager produsen minyak goreng itu?” penelpon itu, kakaknya di Musi Banyuasin Sumatera Selatan.
Belum tahu sih, masih timbang-timbang. Menurutmu?
Perusahaan itu punya puluhan ribuan hektar lahan yang sekarang dibakar di Sumatera dan Kalimantan buat ditanami sawit, yang bikin jutaan orang menghirup racun dan sesak nafas. Kemarin aku baca ada anak  yang meninggal akibat di paru-parunya terpapar asap.

Andini kini tahu harus mengambil atau menolak tawaran kerja sebagai sales manager.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Tahan, Beli atau Jual

Posted on Monday, 9 November 2015 1 comment

Monday, 9 November 2015

"Tahan, Beli atau Jual"

 

Tahan, Beli atau Jual

“Banteng (bullish) ..nanduk artinya harga saham naik, beruang (bearish) ... nunduk artinya harga-harga saham sedang turun”. Masih jelas dalam ingatan saat seorang dosen mencoba menjelaskan istilah Bullish dan Bearish dalam suatu perkuliahan. Kami semua mengangguk-angguk dan tersenyum-senyum dengan penjelasan yang agak lucu itu dalam menggambarkan situasi pasar modal yang fluktuatif. Mungkin memang dibawa santai saja manakala pasar bergejolak. Tak perlu over confidence saat pasar bergerak naik atau terlalu panik saat pasar melemah. Kepala boleh panas namun hati tetap dingin, sebab pasar ibaratnya roda yang berputar. Kadang diatas kadang dibawah. Tak percaya ? Lihat saja statistik Index Harga Saham Gabungan 10 tahun terakhir dari 2004 ke 2015. Apa yang turun suatu saat akan naik, vice versa...

 Pelemahan Rupiah yang membuat IHSG turun pastinya membuat kinerja saham dan reksa dana saham juga turun, wajar saja kalau orang panik. Pertanyaan yang paling sering diajukan:

1 “Apakah reksa dana saham yang saya miliki sekarang sebaiknya di jual saja?
2 “Harganya turun terus, takut tambah rugi?”

Saya yakin tak ada seorang investor pun yang ingin merugi dan pastinya kita ingin mendapatkan keuntungan dari kegiatan investasi. Seandainya kita membeli reksadana saham X pada harga Rp 1.000,- maka kita mendapat untung saat kita menjual di harga Rp 2.000,-. Jika selama harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka Anda pasti untung. Jika selama Anda pegang barangnya harganya berfluktuasi, maka hitung terlebih dulu harga beli rata-ratanya, sehingga tetap untung dijual dengan harga sekarang. Logictly speaking, untung rugi investasi saham maupun reksadana saham ditentukan dari harga jualnya, terlepas dari kapan akan dijualnya.

Jadi jika dengan harga jual sekarang, Anda masih untung dan Anda takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa jual reksadana sahamnya dan masukkan ke reksadana pasar uang atau deposito 1 bulan. Jika dengan harga jual reksadana saham sekarang, Anda sudah rugi dan Anda takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa jual reksadana sahamnya untuk menghentikan kerugian dan masukkan ke reksadana pasar uang atau deposito 1 bulan. Intinya jika anda takut pada fluktuasi harga jangka pendek, maka saat IHSG melemah, parkir dulu dana investasi
Anda ke instrument pasar uang.

Jadi jika dengan harga jual sekarang, Anda masih untung dan Anda tidak takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda bisa teruskan membeli Reksa dana sahamnya karena harganya sedang murah sehingga Unit perolehan reksa dana makin banyak. Jika dengan harga jual reksa dana saham sekarang, Anda sudah rugi namun Anda tidak takut dengan penurunan IHSG lebih dalam lagi maka Anda juga bisa terus membeli Reksa dana saham dengan alasan yang sama seperti tadi. Yaitu karena harganya makin murah dan mengharapkan potensi pertumbuhan jangka panjang. Intinya jika anda tidak takut pada fluktuasi harga jangka pendek, maka saat IHSG melemah justru menjadi kesempatan untuk membeli reksadana yang bagus dengan harga diskon.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

(Tanya Jawab) Haruskah Lebih Agresif dalam Berinvestasi ?

Posted on 6 comments
"Haruskah Lebih Agresif dalam Berinvestasi ?"

(Tanya Jawab) Haruskah Lebih Agresif dalam Berinvestasi?
 
Apa yang Anda rasakan jika disuruh berubah menjadi sesuatu yang bukan Anda. Anda pasti akan menjalaninya setengah hati, karena terpaksa. Karena itu dalam berinvestasi Anda mesti mengenal profil atau karakter Anda terkait berapa tingkat keuntungan yang Anda harapkan dan berapa risiko yang bisa Anda tanggung. Jawablah dengan jujur, barulah Anda bisa realistis. Obrolan dengan teman wartawan kali ini menarik untuk saya posting. Intinya sih dia nanya, " Bagaimana strategi Mengatur Portfolio Investasi kalau returnnya tidak sampai?"

Q : Saya ingin minta bertanya Bu Mike mengenai strategi mengatur portofolio kalau returnnya tidak sampai. Terutama terkait karakter risiko investor Misalnya untuk seorang investor konservatif atau moderat karena returnnya tidak memadai, apakah dia harus jadi agresif dlm berinvestasi?
A : Berubah jadi lebih agresif untuk mengejar keuntungan dalam investasi berarti berani ambil risiko lebih tinggi lho. Tidak ada jaminan jika berubah pasti untung.

Q : Soalnya kan returnnya tidak memadai bu?
A : Untuk menjawab perlu dipahami dulu apa itu portfolio kemudian karakter risiko investor dan hubungan keduanya. Portfolio adalah suatu susunan aset-aset instrument investasi (saham, obligasi, deposito, reksadana) yang berbeda tingkat keuntungan dan risikonya. Agar optimal maka pengaturan portfolio menggunakan strategi alokasi aset. Dimana porsi masing-masing jenis aset yang berbeda tadi ditentukan besarannya sesuai dengan tujuan/target investasinya atau dengan kata lain berapakah tingkat keuntungan yang investor harapkan. Kalau sudah bicara untung/ rugi tiap orang punya ekspektasi berbeda sehingga tergantung selera atau karakter investor. Ingat high risk high return, low risk low return. Sehingga pada dasarnya mengelola portfolio investasi yang benar adalah yang sejalan dengan karakter / profil risiko investor itu sendiri, bukan karena pasar seperti pertanyaan Anda diatas.

Q : Apakah kita harus diam saja bu?
A : Kita memang tidak boleh diam saja, mau tidak mau mesti menghadapi gejolak pasar, tetapi tidak boleh panik. Jadi harus bedakan mana tindakan merespon yang baik dan mana tindakan reaktif yang panik. Karakter itu sifatnya fundamental, apa yang menjadikan orang itu begitu. Berubah karakter menjadi invetor agresif itu termasuk perubahan frontal, apakah dia punya mentalitas menghadapi konsekuensinya. Bagaimana jika perubahan yang diharapkan membawa keuntungan malah berakibat kerugian, mampukah dia menghadapinya ? Ini dampak yang bisa terjadi jika mengikuti gejolak pasar tanpa perencanaan yang benar.

Q : Contoh tindakan merespon yang baik bu?
A : Perubahan pasar pastinya akan merubah porsi alokasi tiap aset jenis aset dalam portfolio. Ada porsi aset yang berkurang juga ada yang bertambah. Akibatnya portfolio yang tadinya agresif bisa berubah menjadi konservatif, atau moderat dan sebaiknya juga begitu. Karena portfolio disusun berdasarkan profil risiko investor, maka gejolak pasar yang berakibat portfolio tidak lagi sesuai dengan profil risiko investor harus di rebalancing, atau dikembalikan seperti semula. Contoh gejolak pasar modal membuat saham anjlok, akibatnya porsi saham dalam portfolio investasi Anda berkurang. Investor yang konsisten dengan profil risiko investasi nya akan mencairkan aset depositonya untuk membeli/ menambah jumlah porsi saham sehingga alokasi aset dalam portfolio kembali seperti semula.

Q : Loh..saham lagi anjlok kok malah beli makin banyak. Apa tidak tambah rugi bu?
A : Faktanya saham pada contoh situasi tersebut memang sedang anjlok, tetapi itu karena kondisi ekonomi bukan karena faktor internal perusahaan. Harga-harga saham tidak selalu mencerminkan Nilai perusahaannya (emiten). Emiten dengan keuangan yang sehat bertahan di tengah badai krisis ekonomi dan pulih kembali dengan cepat saat ekonomi bergerak kembali. Justru dalam pelemahan ekonomi ini, kesempatan untuk mencari saham dari emiten yang sehat namun dihargai murah. Cara ini dalam jangka panjang dapat memberikan keuntungan yang signifikan.

Q : Contoh tindakan reaktif panik bu?
A : Orang yang membeli atau menjual instrument investasi karena ikut-ikutan. Ciri-cirinya, mereka membeli saat harga sudah terlalu tinggi sehingga margin keuntungan tipis belum lagi ditambah biaya jual/beli dan pajak. Orang seperti ini juga cenderung menahan-nahan kerugian enggan menjual instrument investasinya yang anjlok dan berharap pasar segera pulih
Pertanyaan yang paling sering di ajukan adalah apa yg harus investor lakukan jika aset investasinya underperforming sehingga target investasi tidak tercapai alias merugi, apakah aset tsb dijual saja? Ini masalah klasik yang membuat investor pusing! Sebab jika kondisinya dibalik dimana aset investasi outperform atau melebihi target apakah sebaiknya jual? Maksud saya di ke dua sisi sama-sama mempunyai problem. Outperform happy problem, underperforming not so happy problem.

Q : Ternyata kalau outperform juga bisa jadi masalah ya Bu Mike?
A : Karena ke duanya sama-sama merubah susunan portfolio, tidak lagi sesuai dengan profil risiko investor. Berubah portfolio berubah pula target atau hasilnya nanti. Juga perlu dipahami bahwa performance aset –aset di dalam portfolio tidak sama. Saat deposito naik, saham & obligasi turun (korelasi negatif). Bisa jadi dalam portfolio yg sama, ada aset yang naik dan ada aset yang turun. Ini karena ada systematic risk seperti faktor ekonomi.


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Tips Negosiasi Gaji

Posted on 1 comment
"Tips Negosiasi Gaji"

Tips Negosiasi Gaji

Apakah Anda sudah digaji dengan cukup sesuai UMR (Upah Minimum Regional)? Apakah Anda bekerja lebih rajin dari karyawan lainnya dan Anda melakukan pekerjaan yang merupakan tanggung jawab divisi lainnya? Membantu teman menyelesaikan laporan bulanan, membantu teknisi untuk meng-install komputer, membantu bagian keuangan untuk menyusun laporan pajak tahunan, membantu staf artistik untuk mengedit isi buku katalog, dan lain sebagainya.

Apakah Anda tahu berapa gaji yang diterima Anda di kantor lain? Apa saja fasilitas yang mereka dapatkan dan berapa tunjangan jabatan yang mereka terima? Apakah sama dengan yang Anda dapatkan atau berbeda? Jika gaji Anda tidak seimbang dengan hasil kerja yang Anda lakukan, maka
Anda wajib membicarakan masalah ini dengan atasan Anda untuk negosiasi gaji Anda.

Setelah sekian lama bekerja, tentunya Anda menginginkan kenaikan gaji. Pada umumnya kenaikan gaji dilakukan manajemen perusahaan setiap tahun. Kenaikan gaji dilakukan untuk mengimbangi kenaikan inflasi, ini berlaku bagi semua karyawan, namun jika Anda ingin mengajukan diri untuk menaikkan gaji, berikut ini adalah langkah-langkahnya.

1. Lihatlah kondisi keuangan perusahaan, jika kondisi keuangan perusahan sedang baik, artinya dalam dua tahun terakhir laporan keuangan selalu mencapai laba, perusahaan sedang tidak memiliki pinjaman ke berbagai bank, dan saat itu mood atasan Anda sedang bagus, tidak ada salahnya jika mengajukan kenaikan gaji.

2. Jika atasan Anda menolak permintaan Anda, usahakan menawarkan rencana cadangan. Mintalah fasilitas lain. Misalnya : cuti tahunan, kenaikan tunjangan jabatan, atau fasilitas kendaraan dari kantor untuk memaksimalkan kinerja Anda.

3. Jika tawaran Anda ditolak Anda harus bersikap tenang, perusahaan tetap akan menaikkan gaji Anda pada waktu yang ditetapkan pihak manajemen perusahaan. Memiliki satu sumber penghasilan adalah sebuah risiko, artinya Anda harus mencari pendapatan lain di luar gaji dengan menjual kemampuan terbaik Anda. Perlu diingat pekerjaan ini jangan membuat kinerja Anda di kantor menjadi menurun. Misalnya: Anda menjadi sering bolos, mengerjakan pekerjaan tersebut di kantor, dan memanfaatkan fasilitas kantor untuk pekerjaan tersebut.

Bagi Anda yang belum bekerja dan hendak melakukan negosiasi gaji dengan kepala HRD atau calon atasan Anda, inilah hal yang dapat Anda lakukan.

1. Jangan membicarakan gaji sebelum pewawancara menanyakan hal tersebut kepada Anda.

2. Buat daftar keahlian terbaik yang Anda miliki untuk ditawarkan kepada pewawancara dan calon atasan Anda.

3. Ketahuilah standar gaji minimal dari jabatan Anda.

4. Kenali kebutuhan wajib Anda dan pastikan bahwa kebutuhan tersebut dapat terpenuhi dengan gaji
minimal Anda, sebelum Anda bernegosiasi.

5. Ingat pula tunjangan pendukung lainnya seperti : tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan (BPSJ Kesehatan), jaminan pensiun (BPJS Kenegakerjaan), yang merupakan tambahan atau satu paket dengan gaji Anda.

6. Jangan takut bernegosiasi, apalagi takut kehilangan kesempatan mendapatkan posisi ini. Bernegosiasilah dengan cara yang baik, dan tidak memaksakan kehendak.

7. Pastikan Anda mendapatkan penawaran dan persetujuan akhir dalam bentuk tertulis.

8. Apa pun hasilnya akhiri proses negosiasi gaji dengan baik, tampilkan wajah ramah Anda meskipun permintaan Anda ditolak.

Salam Sukses Finansial,


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

8 Pilihan Cara untuk Menghemat Ongkos Ke Kantor

Posted on Thursday, 5 November 2015 1 comment

Thursday, 5 November 2015

"8 Pilihan Cara untuk Menghemat Ongkos Ke Kantor"

8 Pilihan Cara untuk Menghemat Ongkos Ke Kantor

Mengapa Anda harus berhemat biaya transportasi? Bukankah uang hasil penghematan itu sebenarnya tak terlalu besar? Pernahkah Anda bayangkan jika biaya transportasi atau ongkos angkot yang dijumlahkan dalam sebulan nilainya sama dengan harga cicilan kredit sebuah motor ? Yuk simak 8 pilihan cara untuk menghemat ongkos pergi - pulang ke kantor. Kedelapan cara menghemat ongkos ke kantor tersebut adalah:

1. Pilihlah rumah kontrakan di dekat kantor agar Anda tak perlu keluar ongkos. Cukup dengan jalan kaki santai di pagi hari Anda bisa sampai ke kantor.

2. Gunakan sepeda untuk menempuh perjalanan pergi – pulang ke kantor. Sepeda itu hemat, murah, dan menyehatkan, kekurangannya adalah Anda harus berangkat lebih pagi dari biasanya dan setibanya di kantor Anda harus mandi kembali, sebab tubuh Anda akan basah oleh keringat dan bau badan.

3. Gunakan motor yang hemat bahan bakar. Apa saja keuntungan mengendarai motor? Banyak sekali selain lebih hemat bahan bakar, Anda juga bisa zig-zag melewati jalanan yang macet, motor juga anti gerah, dan kecepatannya bisa Anda atur sesuai keinginan dan kelancaran jalanan. Kekurangannya adalah Anda kebasahan jika hujan dan kepanasan tersengat matahari, serta rentan terkena polusi udara.

4. Gunakan motor listrik. Kendaraan ini adalah gabungan antara sepeda dan motor bertenaga listrik, Anda tak perlu khawatir jika dompet Anda ketinggalan karena motor ini tak perlu membeli premium di SPBU, cukup di-charge, jika listriknya habis, kayuh saja kendaraan ini dengan kaki kokoh Anda.

5. Gunakan angkutan umum untuk pergi – pulang ke kantor. Lihatlah betapa banyak keuntungan naik kendaraan umum, Anda bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan, Anda bisa mendapat teman baru, dan tak perlu konsentrasi, cukup duduk manis dan sampai di tujuan.

6. Menumpang pada kendaraan teman. Cara ini membuat Anda tak perlu mengeluarkan biasa apa pun. Selama tujuan masih searah dan tidak merepotkan teman Anda lakukan saja cara ini, asalkan teman Anda yang ditumpangi tidak merasa keberatan. Buatlah janji bertemu dengan teman Anda, minta ia menjemput Anda jika rute perjalanan yang ia lewati merupakan wilayah rumah Anda.

7. Nebeng (sharing). Anda berbagi tumpangan atau tempat duduk dengan teman-teman yang rutenya searah. Biaya bensin ditanggung secara patungan oleh para penumpang mobil tersebut. Dengan berbagi tumpangan pemilik mobil bisa mengurangi biaya transportasi yang biasanya ia tanggung sendiri.

8. Berpartisipasilah ikut mobil jemputan. Biaya yang dikeluarkan untuk mobil jemputan ditentukan oleh pemilik mobil tersebut. Biaya yang dikeluakan untuk mobil jemputan ini lebih murah daripada berkendara dengan mobil pribadi, dan lebih nyaman daripada naik angkutan umum.

Kedelapan cara berhemat di atas dapat Anda gunakan secara acak, sesuai dengan kondisi Anda. Semua itu adalah seni dalam menghemat ongkos ke kantor. Selamat berhemat.

Salam Sukses Finansial,


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)

Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

Posted on Wednesday, 4 November 2015 1 comment

Wednesday, 4 November 2015

"Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka"

Membeli Rumah Bagi Karyawan Saat Tak Punya Uang Muka

Banyak karyawan yang masih lajang atau statusnya telah menikah, dan bekerja bertahun-tahun, namun belum memiliki rumah dengan alasan mahalnya uang muka pembelian rumah. Sesungguhnya, kapankan waktu yang tepat untuk memikirkan tentang membeli rumah?

Rumah adalah simbol kemandirian, setelah menikah Anda akan berpikir untuk keluar dari rumah orang tua Anda dan mengontrak atas nama hidup mandiri dan tidak ingin merepotkan orang tua Anda sepanjang masa.  Semua orang pasti ingin memiliki rumah, masalahnya dengan jumlah penduduk yang banyak dan tanah yang terbatas membuat harga tanah dan rumah cenderung meningkat.

Perhatikan, dalam ilmu akuntansi, hanya tanah yang tidak mengalami penyusutan. Ini semakin menegaskan bahwa mustahil harga tanah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Lalu kapan waktu yang tepat untuk membeli tanah dan membangun rumah impian Anda? Inilah tips membeli rumah bagi karyawan saat Anda tak punya uang muka.

Mulailah dengan mengumpulkan brosur komplek perumahan yang sering ditawarkan SPG (Sales Promotion Girl) di mal atau sebuah pameran penjualan rumah. Lihat dan perhatikan berapa uang muka dan cicilan per bulannya, lalu mulailah menabung 30 persen dari gaji Anda mulai bulan ini. Anggap saja gaji bersih Anda sesuai UMR (Upah Minimum Regional) yaitu, Rp 2.700.000, artinya Anda harus disiplin menabung Rp 810.000 per bulan dari sekarang.

Kemudian, kunjungilah daerah yang menjadi tujuan rumah Anda tersebut. Jangan sampai Anda kaget karena selama ini bermimpi tanpa melihat kenyataan bahwa daerah impian tempat tinggal Anda sudah penuh, atau tak tersisa sedikit pun tanah kosong. Datangi kantor pemasaran perumahan tersebut, baca dengan saksama ketentuan dalam membeli rumah idaman Anda. Jika mahal, jangan patah semangat karena belum memiliki uang yang cukup. Sebagian besar orang membeli rumah dengan cara kredit atau berhutang.

Hal utama yang harus Anda siapkan adalah down payment atau uang muka dan kemampuan dalam membayar cicilan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Biasanya uang muka adalah 30% dari harga rumah, sementara cicilan KPR adalah tergantung plafon kredit dan bunga yang berlaku saat ini. Masalah pembayaran uang muka akan teratasi jika Anda bersedia menyisihkan 30% tabungan Anda sejak Anda memiliki pendapatan tetap (gaji) sejak Anda mulai bekerja, berapa pun pendapatan Anda.

Perhatikan pula kemampuan Anda dalam mencicil utang seharusnya tidak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan Anda. Saat membeli rumah ada beberapa pengeluaran kas lain yang harus Anda siapkan. Mulai dari biaya provisi, administrasi, legal, notaris, surat kuasa, asuransi kredit, appraisal, belum lagi biaya tak terduga untuk renovasi dapur, kamar mandi, teralis, tambahan daya listrik, dan lain sebagainya. Lebih baik Anda menyiapkan diri untuk membeli rumah dalam waktu 5 tahun dari sekarang dengan menyisihkan 30 persen dari gaji bulanan Anda. Sedikit demi sedikit lama-lama uang Anda akan membukit.

Salam Sukses Finansial,


Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial, Mitra Rencana Edukasi
Workshop The Enterprise You - Cara Pintar Ngatur Duit, Berbisnis dan Berinvestasi
Workshop : Smart Money Game (Papan Permainan Edukasi Perencana Keuangan)
Don't Miss